Minggu, 12 Mei 2013

Ada Wanita dibalik seorang Pria


Belum lama ini terdengar kabar ada beberapa wanita cantik di sekitar kasus impor daging sapi. Ada 3 wanita  yang mendapat hadiah-hadiah yang menggiurkan dari seorang  pria tersangka korupsi impor daging ini. Contoh lain kasus korupsi Djoko Susilo yang  juga mempunyai 3 istri. Hartanya yang banyak menyebabkan para istrinya diberi rumah-rumah  mewah. Kadang terpikir mengapa wanita selalu ada dibalik kasus korupsi.  Apakah karena wanita, pria-pria ini melakukan korupsi. Atau dengan korupsi lah para pria ini dapat memperdaya wanita. Entahlah.. hanya para korupsi itu dan Tuhan lah yang tahu. Dan seperti banyak ketahui dibalik sukses tidaknya seorang pria ada peran wanita. Pria dapat sukses karena didukung oleh wanita yang baik namun pria juga dapat hancur karena seorang wanita.
Sesosok pak Habibie menjadi tokoh yang berpengaruh karena peran ibu Ainun. Dan di saat ibu Ainun meninggalkan dunia ini, pak Habibie sangat terpukul. Separuh jiwanya telah diambil Sang Pemilik Jiwa. Sosok ibu Ainun yang melekat dihati pak Habibie telah diabadikan dalam buku dan telah difilmkan. Dan ini membuktikan bahwa pak Habibie sukses karena bu Ainun. Bu Ainun lah yang telah membawa pak Habibie menjadi tokoh yang disegani di Indonesia bahkan di luar negeri. Namun karena wanita lah seorang tokoh bisa turun pamornya. Tak lain, Aa Gym. Bukan maksud hati menjelekkan tokoh ini karena tokoh ini seorang ustad (takut kualat). Namun ini hanya wacana saja.  Aa Gym sukses karena teh Ninih dan Aa Gym mulai tak terkenal lagi karena seorang wanita pula. Sosok Aa Gym sangat terkenal sekitar awal tahun 2000an. Banyak para rombongan khususnya ibu-ibu berkunjung ke pesantrennya hanya untuk melihat langsung tausiah Aa Gym. Suksesnya Aa Gym tak lain ada teh Ninih yang setia mendampinginya. Teh Ninih menemani Aa Gym dari Aa Gym masih seorang ustad biasa menjadi ustad terkenal. Namun tak dinyana berita Aa Gym menikah lagi telah menenggelamkan sosok Aa Gym. Ibu-ibu yang setia pada Aa Gym mulai menjauhinya. Para ibu ini protes mengapa Aa Gym mau berpoligami. Secara ibu-ibu ini tak setuju dengan poligami. Karena Aa Gym seorang publik figur maka ibu-ibu takut perilaku Aa Gym yang menikah lagi akan ditiru oleh para bapak-bapak. Aa Gym yang sering muncul di televisi mulai jarang terlihat. Pesantrennya mulai sepi pengunjung dan usaha-usaha Aa Gym mulai menurun. Demikianlah ustad juga manusia. Terkadang yang diajarkan menurut agama benar namun tak semuanya bisa diterima masyarakat.
Wanita.. Aku juga bangga sebagai seorang wanita. Agama sangat menjunjung harkat wanita.  Terbukti dalam Alquran terdapat surat Annisa yang berarti wanita. Wanita lah semua manusia ini ada (kecuali nabi Adam dan Siti Hawa) memenuhi bumi ini. Karena manusia lahir dari rahim seorang wanita (atas peran seorang pria tentunya J). Wanita memang unik karena  wanita juga bisa sebagai nilai jual. Lihat saja iklan-iklan motor/mobil atau rokok. Atau para SPG dalam pameran-pameran produk motor/mobil atau rokok. Pasti ada wanitanya. Cantik-cantik dan menarik (untuk lelaki) pula. Coba bayangkan apa coba hubungannya antara motor/mobil atau rokok dengan wanita cantik-cantik itu . Bukankan motor/mobil atau rokok identik dengan lelaki. 
Sebagai penutup, pria dan wanita adalah berbeda namun mereka adalah patner yang saling membutuhkan. Sebagai makhluk yang lemah (secara fisik)maka tugas lelaki melindungi  dan membimbing wanita.  Ada satu hal yang agar wanita dan pria bisa berjalan berdampingan yaitu understanding. Seperti kata Ada band, karena wanita ingin dimengerti.

Selasa, 07 Mei 2013

Aku Menanti Terang *


Aku menanti terang
Hitam..
Pekat..
Gelap tak tampak

Aku menanti cahaya
Cahaya kebahagiaan
Aku mencari dan terus mencari
Dimana dia ??
Mungkin dia ada dalam impianku
Dalam khalayanku
Dalam alam imajinasiku
Entahlah..

Dan disini, 
Aku menantimu secercah cahaya
Yang membuat hidupku lebih hidup
Secercah cahaya.
Yang membuat kulitku lebih hangat
Sampai masuk ke aliran darahku
Dan terus mengalir ke seluruh tubuhku

Bukalah mata gelapku
Terangi hatiku
Peluklah mimpi-mimpiku..
Selamanya..
Sampai aku menutup mata


*) pernah dimuat di multiplyku



Senin, 06 Mei 2013

FILOSOFI JAWA *


Urip iku urup
Hidup itu berkobar laksana nyala api maka ketika hidup ada hendaknya mampu membakar semangat dan member manfaat bagi orang lain di sekitar kita.
Irp oku urup, urup iku pepadhang, pepadhang iku madhangi sakiwo tengen sak alire ( hidup itu nyala, nyala itu penerang, penerang berarti menerangi orang-orang di sekitarnya)

Sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bandha
Harta dan kekuasaan bukan segala-galanya dalam melakukan hidup. Yang harus kita utamakan adalah budi pekerti. Kaya tanpa harta, kuat tanpa ajimat adalah kekayaan dan kekuasaan yang hakiki. Setiap dari kita diberi kekayaan dan kekuasaan oleh Sang pencipta.

Aja gumunan, aja getunan, aja kagetan, aja aleman
Makin lama manusia hidup makin banyak hal yang dialami makin banyak pula hal yang bias dipelajari. Hal ini menjadi sesuatu yang alamiah sehingga sudah lumrah jika usia makin tua maka (seyogyanya) makin bijaksana juga makin jernih dalam berpikir di samping tak mudah terkejut, terkagum-kagum, tidak manja seta tidak gampang kecewa

Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan lan kamareman
Janganlah terobsesi atau terkungkung keinginan memperoleh kedudukan, materi dan kepusan duniawi lannya. Ada kalanya kekuasaan begitu memesona tapi kita tidak pernah tahu bahwa di balik semua itu banyak menyimpan hal-hal yang menakutkan. Hanya kesadaran manusia sebagai pelaku di dunia yang mempu mengimbanginya. Jika kesadaran itu lenyap tertimpa nafsu  maka kehancuran akan berproses untuk malahirkan kenistaan
Yang terpenting adalah bagaimana mengendalikan nafsu tersebut agar tidak membawa kehancuran bagi pelaku maupun lingkungan sekitar

Aja kumintar mundak keblinger
Jangan sok pinter soalnya akan mudah terpeleset. Sebetulnya kunci kebahagiaan adalah belajar dari orang lain dan bukan mengajari orang lain. Makin seseorang menunjukkan seberapa banyak ia tahu makin orang lain menemukan kekurangna dalam diri orang tersebut
Kita perlu belajar ngrungokke lan ora keminter. Semua orang tahu mendengar adalah tindakan yang penting dalam proses belajar mengajar. mendengar berarti menyimak apa yang orang lain sampaikan untuk memahami suatu hal yang baik. Meskipun dalam kenyataan banyak kita temui orang yang seharusnya dapat mendengar” tetapi ia tidak mau atau tidak mampu untuk mendengar. Telinga ibarat tanah, bisa ditaburi benih dengan baik tetapi bisa juga ditumbuhi semak berduri atau berbatu hingga tak mungkin ditumbuhi.

Memayu hayuning bawana, ambrasta dur hangkara
Manusia hidup harus memberantas sifat angkar murka, serakah dan tamak. Seharusnya manusia berbuat untuk kepentingan sesama dan bersama bukan atas kengingan individual.

Alon-alon waton klakon
Pelan-pelan asal terlaksana. Filosofi ini sebeanarnya berisika pesan tentang keamanan, safety. Meskipun bukan keamanan yang ala kadarnya karena pesan ini menyimpan kandungan makna yng sangat dalam. Filosofi yang mengisyaratkan tentang khati-hatiaan, kewaspadaan, keteguhan dsan keuletan. Tapi filosofi ini perlu ditempatkan sesuai proporsinya jika berada era sekarang ini yang serba instan dan serba cepat. Tepatnya mengutip filosofi dagadu, alon-alon waton on time.

Nrimo ing pandum
Kita hendaknya menjadi manusia yang menerima apa yang diberikan Tuhan. Nrimo bermakna menerima apa yang sudah menjadi rezeki kita dengan tetap tak menutup kemungkinan untuk terus berusaha mendapatkan sesuatu yang lebih baik dalam hidup. Intinya, harus ikhlas menerima hasil usaha yang sudah dilakukan.
Artinya mendalam di filosofi ini menunjukkan pada sikap kejujuran, keikhlasan, ringan tangan dalam bekerja dan mengikis keinginan untuk korupsi.

Saiki zaman edan yen ora edan ra komanan. Sing bejo sing eling lan waspada.
Sekarang zaman gila kalau tak gila maka tidak kebagian, yang beruntung adalah yang selalu ingat dan waspada. Begitu makna di atas.


* pernah dimuat di blog multiplyku


Rabu, 01 Mei 2013

MUSIKAL LASKAR PELANGI


Ini sebenarnya cerita lama yang ingin kubagikan. Karena tulisan ini lama tersimpan manis di flashku dan baru sadar belim sempat kusharingkan. Cerita tentang pengalamanku menonton suatu pertunjukkan yang terjadi akhir Mei 2012 (dah lama kan..). Terus  terang aku jarang sekali  lihat suatu pertunjukan semacam konser live entah konser musik atau hanya sekedar pertunjukan teater. Seingatku terakhir lihat konser dulu sekitar awal tahun 2000an melihat konser Sheila on 7 di Graha Sabha. Dan sabtu siang itu aku diajak teman nonton konser musical laskar pelangi. Memang iklan musical Laskar Pelangi Goes to Jogja ini telah booming sekitar sebulan yang lalu. Banyak iklan di radio, di televise lokal bahkan di jalan-jalan. MUSIKAL LASKAR PELANGI merupakan sebuah pertunjukan produksi Mira Lesmana dan Toto Arto yang digarap sutradara Riri Riza dengan seksama, melibatkan aktor dan aktris unggulan dengan lantunan lagu serta lirik demi lirik ciptaan Erwin Gutawa dan Mira Lesmana, dalam rangkaian tata gerak dan tari hasil karya Hartati sebagai koreografer, yang diperkaya dengan dukungan set panggung dan efek visual rancangan Jay Subyakto. Pertunjukan ini mampu menggambarkan perjuangan masyarakat yang terpinggirkan dalam usaha mereka meraih mimpi, serta indahnya persahabatan. Yogya merupakan kota ketiga setelah musical lascar pelangi sukses di Jakarta dan Singapura. Tentu sangat membanggakan bagi warga Yogya. Mengapa di pilih Yogya dulu ? Kata Mira Lesmana Pertunjukkan musikal Laskar Pelangi di Yogyakarta ini, sengaja digelar karena antusiasme masyarakat yang tinggi untuk menonton pertunjukkan tersebut. Acara ini juga didukung seluruh seniman dan stake holder yang ada di Yogyakarta. Sementara di Yogyakarta kali ini, harga tiket termahal adalah Rp 500 ribu (platinum), Rp 250 ribu (gold), dan 100 ribu (silver). “Lebih murah, tapi malah dapat penampilan yang versi full karena semua sudah tersedia,” kata dia. Pada pertunjukkan di Jogja, tim Mira Lesmana diperkuat 200 orang terdiri dari 165 pemain dan sisanya kru tersebut lebih bisa ditekan.
          Aku sih asik aja kebetulan dapet gratisan (alhamdullilah.. thanks indri). dengan perasaan senang ku berangkat lebih awal karena takut antrian panjang. Dan ternyata bener. Antrian sudah panjang hampir 15 meteran. Ga yangka ternyata yang nonton banyak juga. Setelah mulai antri di depan pintu masuk ternyata panitia meminta kita pindah antrian di luar gedung. Langsung deh dengan tergopoh-gopoh semua cepet-cepet lari keluar. Ya.. Tuhan ternyata antrian di luar lebih parah. Orang berdesak-desakan nunggu pintu dibuka. Tua, muda, anak-anak tumblek blek (bahasa apaan tuh) di pintu masuk. Pertama kali telintas . panitia kok ga professional sih. Dah ada beli tiket mahal-mahal kok pelayanan semrawut. Pintu dibuka secara gentian pada masuk dan ternyata kita antri lagi untuk ke pintu masuk utama sesuai tiket silver, gold atau platinum. Antrian dipersempit hanya dua-dua. Diantrian silver sudah mengular. Jam 13.15 pintu  belumdibuka juga padahal jadualnya jam 13.00. Massa mulai marah. Apalagi para orang tua yang membawa anak-anak. Jam 13.30 akhrnya bias masuk. Wah banyak juga kursi yang tersedia. Karena antrian agak depan aku masih bisa pilih tempat duduk. Tempat duduk dibuat bertingkat layaknya nonton di bioskop. Padadal JEC merupan tempat yang lantainya datar karena biasa untuk pameran bukan tempat pertujukan. hal ini perkuat oleh pendapat Erwin Gutawa yang menyatakan tidak mempermasalah lokasi Gedung Jogja Expo Center yang selama ini kurang representatif untuk menggelar musikal yang kelasnya sudah internasional. Menurut Erwin juga di Indonesia ini baru ada satu gedung yang sangat representative untuk menggelar konser musik dan itu hanya di Jakarta sehingga tinggal kita yang mengakalinya saja.

Jelang pukul 14.00 terlihat Riri Riza,
Mira Lesmana, Erwin Gutawa dan Jay Subiakto melintas di depan para penonton silver. Mereka terlihat jelas karenakebetulan aku duduk di barisan agak depan. Konser pun  dimulai sekitar pukul 14.10 telat 10 menitkarena menuggu penoton yang belum masuk. Dan.. jreng-jreng…!! Opening dimulai. Diawali oleh gerak dan nyanyian para pemain yang mewakili karyaman PN timah bersama oleh bu Mus. Kemudian tiba-tiba sebuah mobil dating. Ya… sebuah mobil beneran masuk ke panggung yang membawa ikal dewasa yang baru pulang merantau dan kembali ke belitong  untuk menceritakan masa kecilnya. Wow… baru opening aja dan bagus banget. Cerita mulai bergulir. Aku dengan seksama melihat detail demi detail cerita. Banyak yang membuatku sangat salut dengan konser ini. Tata panggung, tata cahaya, property,dan para pemain. Apalagi pemain anak-naknya yang menurutku rata-rata masih SD. Mereka sangat berbakat masih kecil tapi sudah pandai acting, nari dan menyanyi. Belum lagi screen dibelakangnya yang disetting sesuai jalan cerita. Dan yang bikin takjub lagi adalah propertinya. Banyak property yang digunakan. Tiap adegan kadang berbeda-beda dan natural sepeti di film. Ada rumah, sekolah, tiang listrik, kios-kios pasar, umbul-umbul, jerami-jerami yang menyruapi bukit, dan pagar jeruji yang ckup panjang sepanjang yang dapat menutupi panggung. Kadang mikir, gimana cara bawanya ya properti yang segede-gede gaban. Butuh berapa truk ya.. dan yang tak kalah unik ada adegan turun hujan. Dan bener-bener di panggung tepatnya di terdapat aliran air dari atas. Setiap adegan di drama musical ini pasti ada surprisenya. Terbukti setiap selesai adegan pasti penonton tepuk tangan riuh.
Pertunjukan rencana akan berlangsung sekitar 2,5 jam dan aka nada istirahat 20 menit. Dan tadi yang saat masuk sudah perasaan bad mood (antri yang ga karuan) terbayar dengan penampilan apik dari para pemain. Aku sangat puas banget. Serasa waktu hampi 3 jam pertunjukkan bukan waktu yang lama. Pertunjukkan diakhiri sekitar pukul 17.15. dan saat closing adalah saat-saat yang sangat mengharukan. Di akhir semua para pemain satu persatu melakukan closing ucapan terima kasih. Mulai dari pemain figuran kemudian guru SD PN timah, karyawan PN timah, Ikal dewasa, Lintang dewasa, Pak Bakri, pak Harfan, para siswa PN timah, anak-anak lascar pelangi dan terahir bu Mus. Dan saat Riri Riza dan para tokoh di balik layar musical LP masuk ke panggung. Semua secara serempak standing applaus lama banget untuk mereka. Aku sampe speechless dan merinding melihat pemandangan di sekitarku ini. Semua merasa sangat puas dengan pertunjukkan ini. Tak sia-sia mereka membayar mahal (kecuali aku yang gratisan) dan hutang telah terlunasi sore itu. Dan yang tak kalah seru lagi, saat keluar dari pertunjkkan. Rame-rame orang pada foto-foto di baliho iklan. Ternyata tetep pada pengen eksis dan sebagai bukti mereka telah menonton musikal LP. (noer)